hola. aku datang dari abad kesekian untuk kamu. datang membawa bunga mawar putih dengan eye liner yang kubuat satu jam lamanya. kamu ini abad setelahku. aku abad sebelummu. kita sudah saling melengkapi dari masalah waktu, bukan? mari datang kesini. buka matamu lalu taruh di mataku. ya, pantulkan tatapan itu biar kena ke iris. aha! kamu tidak cinta aku. mengapa berpaling begitu? krasivoy~ tidak. aku tidak seperti kalimat aneh itu. tidak aneh jika kau berada di rusia. aku memang menyukai pengucapan rusia. namun lebih senang dengan pengucapan ‘aku cinta kamu’ yang datang dari mulutmu. rasanya ingin kukecup saja hingga habis tak tersisa. tapi kamu tidak cinta aku. hola. aku ini ujian untukmu. datang dari abad kesekian untuk menjemputmu. haha, biarlah nona-nona dari rusia itu duduk di taman dekat air mancur. abad selanjutnya biar aku reinkarnasi menjadi mereka. apa aku harus datang lagi, nanti? akan bereinkarnasi menjadi apa kamu? biar aku tak kesulitan mencarimu. baiklah, krasivoy~ krasivoy~ ah, sulit. tinggi sekali seleramu. aku pergi. menunggu nona rusia mengembuskan nafas terakhir. spakoinoi nochi, sayang.
Wednesday, 8 May 2013
Friday, 1 February 2013
Selamat pagi, Malam
Selamat pagi, Malam.
Apa kabarmu? Apakah tidak rindu dengan pagi? Bukankah pagi selalu melengkapimu setiap hari, sepanjang zaman? Mengapa kau tak pernah mau menunggu pagi datang? Mengapa selalu pergi meninggalkannya?
Selamat malam, Pagi.
Mengapa selalu datang ketika malam hendak pergi? Apakah kau tidak lelah selalu seperti itu? Malam selalu menunggumu, tetapi kau datang ketika ia pergi. Mengapa? Bukankah kau tak akan lengkap tanpa malam? Lalu mengapa selalu terlambat?
Hai, Pagi...
Kabarku baik. Aku begitu merindukanmu. Aku tahu kau memang paling setia menemani dan melengkapiku setiap hari, sepanjang zaman. Aku memang tak pernah menunggu pagi datang namun tak pernah meninggalkanmu... Katakan kepada mereka.
Hai, Malam...
Aku memang hadir ketika engkau pergi. Aku tak pernah lelah dengan hal ini. Aku tahu, engkau tak pernah menungguku karena engkau tidak meninggalkanku. Aku melengkapinya maka aku datang ketika ia pergi. Aku tak pernah terlambat, aku selalu tepat waktu... Katakan pada mereka.
Malam dan Pagi... Pasangan yang tak pernah pamrih dan selalu melengkapi.
***
Aku bertanya, kepada malam yang selalu meninggalkan pagi dan tak mencarinya...
Potluck, 11pm - last night. Read 'Sherlock Holmes' and get away from love. Tiba-tiba saja ingin menuliskan 'pagi dan malam'. Terimakasih, potluck dan green tea blend.
Tuesday, 29 January 2013
Dream Catcher: Bukan Kalung Biasa
A: "Kamu belum oke kalau belum pakai kalung macam gini!"
B: "Itu alat pengusir mimpi buruk, tahu!"
B: "Itu alat pengusir mimpi buruk, tahu!"
Jika kalian jalan-jalan ke tempat-tempat hang out-nya anak muda, pastikan mata kalian menemukan kalung dream catcher seperti gambar di samping ini. Sekilas kalung ini semacam trend dan fashion-nya anak muda zaman sekarang. Tetapi, tahukah kalian? Bahwa dream catcher ini merupakan suatu alat yang digunakan suku indian di Amerika sebagai salah satu tradisi yang mereka yakini.
Dream Catcher adalah alat penyaring atau pemilah mimpi. Merupakan semacam jimat yang digunakan kaum Sioux (suku Indian Montana) untuk menghalau mimpi buruk (energi negatif). Menurut legenda, mimpi buruk akan disaring melalui jaring-jaring yang terdapat pada dream catcher dan menjadikannya energi positif lalu akan disalurkan melalui bulu/rumbai dream catcher.
Secara tradisional, kaum Sioux menggunakan dream catcher untuk menjaga anak-anak kecil dari mimpi buruk dan biasa menggantungkannya di dekat tempat mereka tertidur atau di rumah mereka. Mereka meyakini dengan tradisi yang dilakukan ini maka mereka telah menjaga setiap penghuni rumah dari energi negatif.
Begitulah sejarah singkat tentang dream catcher. Ternyata, kalung yang sekarang ini kerap menjadi trend fashion-nya anak muda merupakan bagian dari budaya kamu Sioux atau suku Indian di Amerika. Hal ini membuktikan bahwa budaya dapat diadopsi dan dilahirkan kembali menjadi budaya baru.
Dewasa ini, dream catcher tidak hanya budaya milik kaum Sioux, tetapi telah menjelma menjadi bagian dari budaya (fashion-nya) anak muda dan telah dipopulerkan di kebudayaan barat bahkan negara kita sendiri menjadi benda hiasan dan alat New Age. Siapa saja dapat menemukan benda ini di toko-toko hadiah, aksesoris, internet, dan lain sebagainya.
Dream Catcher adalah alat penyaring atau pemilah mimpi. Merupakan semacam jimat yang digunakan kaum Sioux (suku Indian Montana) untuk menghalau mimpi buruk (energi negatif). Menurut legenda, mimpi buruk akan disaring melalui jaring-jaring yang terdapat pada dream catcher dan menjadikannya energi positif lalu akan disalurkan melalui bulu/rumbai dream catcher.
Secara tradisional, kaum Sioux menggunakan dream catcher untuk menjaga anak-anak kecil dari mimpi buruk dan biasa menggantungkannya di dekat tempat mereka tertidur atau di rumah mereka. Mereka meyakini dengan tradisi yang dilakukan ini maka mereka telah menjaga setiap penghuni rumah dari energi negatif.
Begitulah sejarah singkat tentang dream catcher. Ternyata, kalung yang sekarang ini kerap menjadi trend fashion-nya anak muda merupakan bagian dari budaya kamu Sioux atau suku Indian di Amerika. Hal ini membuktikan bahwa budaya dapat diadopsi dan dilahirkan kembali menjadi budaya baru.
Dewasa ini, dream catcher tidak hanya budaya milik kaum Sioux, tetapi telah menjelma menjadi bagian dari budaya (fashion-nya) anak muda dan telah dipopulerkan di kebudayaan barat bahkan negara kita sendiri menjadi benda hiasan dan alat New Age. Siapa saja dapat menemukan benda ini di toko-toko hadiah, aksesoris, internet, dan lain sebagainya.
B: "Kamu belum oke kalau belum tahu asal-usul kalung ini!"
A: "Hehehe"
*postingan ini adalah tugas mata kuliah cybermedia ketika materi tentang blog. well, semoga bermanfaat :) | source: http://kitasepuluh.blogspot.com/search/label/Budaya
Tuesday, 22 January 2013
Bertemu Len
Aku, Aul. Bertemu dengan Len ketika berjalan sendirian malam-malam di jalan raya yang lengang. Aku memang senang keheningan, meski tercipta di jalan raya yang sudah sepi dari lalu-lalang kendaraan. Len, si pria baik yang kukenal malam itu kini selalu mengikutiku kemana saja aku pergi. Atau mungkin Len telah menguntitku sejak lama sebelum pertemuan pertama kami di jalan raya.
"Hei! Kamu mau mati, ya?"
Aku pikir aku tidak akan pernah mati jika berjalan di tengah badan jalan raya yang tidak dilalui kendaraan satupun.
"Aku mau pulang ke rumah, bukan mau mati"
Aku ingat sekali raut wajah Len saat mendengar jawaban dariku. Jika kuumpamakan, mirip dengan Marry Jane saat mendengar jawaban Peter Parker di restaurant. Namun kali ini bukan kecewa melainkan heran yang berkali lipat.
"Jangan jalan di badan jalan, kalau ada mobil lewat baru tahu rasa!"
"Ya, terimakasih..."
Digandengnya aku oleh Len menuju trotoar.
"Aku Len..."
Belum selesai menyebutkan siapa namanya, aku pergi, berlari meninggalkan pria baik yang baru saja menolongku. Menolongku untuk sadar, bahwa jalan raya bukan tempat sepi yang dapat kunikmati.
Aku yakin, esok lusa akan bertemu kembali dengan Len. Entah kenapa, tapi Len memang pria baik yang Tuhan kirimkan untukku. Dan benar saja! Beberapa hari setelah awal pertemuan kami, aku melihat Len sedang menyesap secangkir teh di sebuah kafe. Tepatnya, kafe tempat yang sering aku gunakan untuk menulis.
"Kamu ngikutin aku, ya?"
Mendengar ucapanku Len terperanjat seperti maling yang tertangkap basah mencuri.
"Aku daritadi disini!"
"Oh, begitu... Aku kira kamu ngikutin aku"
"Hahaha, kebetulan aja kita ketemu"
"Ya sudah... Aku duduk di sebelah sana, ya"
Len mengangguk dan melemparkan senyumnya. Baik, kali ini lemparan itu jatuh tepat disini. Dihati...
AUL
Edit Foto Menggunakan Photoshop
"Egin! Gimana caranya biar foto bisa kayak avatar kamu?"
"begini, begini, begini... Nanti aku share lewat blog, ya"
"Iya ditunggu!"
WELL! Kali ini saya akan sharing tentang cara mengedit foto menggunakan Photoshop. Sekaligus membayar janji saya kepada salah seorang teman di twitter.
Sebelumnya saya memasang avatar twitter seperti ini :
![]() |
| ini avatar di twitter |
Beginilah cara mengedit versi saya. Atau mungkin ada teman-teman sekalian yang sudah mengetahui sebelumnya. Check it out!
Sunday, 13 January 2013
~ Kucingku Masih Hidup ~
“Aku mau jadi pacar kamu asal...
kucingku sudah mati”
"HAH?!!!"
Alan terperanjat mendengar kalimat itu. Bagaimana tidak? Setahun ini mengejar cinta Nadin tetapi akhirnya jawaban itu yang ia dapat ketika menyatakan perasaannya.
Alan terperanjat mendengar kalimat itu. Bagaimana tidak? Setahun ini mengejar cinta Nadin tetapi akhirnya jawaban itu yang ia dapat ketika menyatakan perasaannya.
“Haha,
maksud kamu apa Nad?”, masih menganggap kalimat Nadin itu guyonan dan sedang
salah tingkah ditembak seorang lelaki.
“Kamu
pikir aku main-main? Lebih baik kamu pulang dan tunggu sampai Lis mati”, jawab Nadin melemparkan senyumnya kepada Alan yang masih mematung dengan
seribu pertanyaan di kepalanya.
***
Parachute
Love is like an aero plane
You jump and then you pray
The lucky ones remain
In the clouds for days
If life is just a stage
Let's put on the best show
And let everyone know
(...)
Sean Lennon with his song, parachute is make me hypnotized. Of course, I love all his songs!
I get something from this. It's LOVE. --aul--
Subscribe to:
Posts (Atom)



